DKM Al Ikhlas

August 28, 2007

Marhaban Ya Ramadhan

Filed under: Dakwah — jumat @ 9:17 am

Alhamdulillah kita sudah mencapai pertengahan bulan sya’ban, sebentar lagi bulan romadhon, mudah-mudahan kita semua diberi umur panjang serta kesehatan yang sempurna amin ya robbal alamin.
Pada bulan sya’ban ini kita disunatkan untuk memperbanyak shaum sunat karena nabi SAW hampir melakukan shaum disepanjang bulan sya’ban, nabi sengaja tidak shaum secara penuh di bulan sya’ban tersebut karena khawatir umatnya akan mengikutinya dan kemudian menjadikan puasa dibulan sya’ban tersebut menjadi wajib.
Ummu Salamah berkata : Kebiasaan nabi lebih banyak shaum di bulan sya’ban dibanding dengan bulan-bulan lainnya, nabi tidak melakukan shaum dengan penuh dibulan sya’ban supaya tidak ditiru oleh umatnya.
Aku tidak pernah melihat engkau puasa sebanyak ini dibulan sya’ban dibandingkan dengan bulan-bulan lain selain romadhon Nabi menjelaskan : Ini adalah bulan yang kurang diperhatikan, pada bulan sya’ban ini amal perbuatan disampaikan oleh malaikat kepada Allah SWT dan aku lebih senang kalau amalku disampaikan dimana aku dalam keadaan puasa.
Amal disampaikan / dilaporkan secara berkala yaitu mingguan dan tahunan dimana laporan mingguan dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis, sedangkan laporan tahunan atau lebih tepatnya tutup buku dilakukan setiap bulan sya’ban, jadi pada intinya kita dicontohkan oleh nabi SAW untuk banyak berpuasa di bulan sya’ban itu karena nabi senang kalau amalnya diserahkan kepada Allah SWT melalui malaikat dalam keadaan puasa.
Dibanyak daerah malam nisfu sya’ban sering diisi dengan melakukan sholat 6 rokaat atau ada juga yang melaksanakan sholat Al fiah yaitu shoalt 100 rokaat dengan masing-masing rokaat membaca suarat al-ikhlash sebanyak 100 kali., hal ini sama sekali tidak ada contoh maupun tuntunan dari Nabi SAW.
Dari Sunan Al-Baihaqi : pada suatu malam rusullullah SAW melakukan sholat malam kemudian sujudnya lama sekali sehingga aku ( Aisyah ) khawatir nabi telah meninggal dunia,kemudian dia mencoba menyentuh kaki rosul dan kemudian kaki rosul bergerak, dalam sujud itu kemudian nabi berdo’a dengan suara yang agak keras sehingga terdengar , dalam do’a nya nabi berlindung kepada Allah SWT dari adzab Nya dan memohon keridhoannya dari Allah SWT, memohon keberkahan, panjang umur dan dijauhkan dari mara bahaya. Setelah selesai sholat kemudian nabi berkata ya humairah : apakah kamu mengira diam-diam akau meninggalkanmu , kemudian Aisyah menjawab :tidak ya Rosul , karena sesungguhnya aku khawatir akan keselamatanmu dan kemudian nabi bertanya : Tahukan kamu malam apakah ini ? kata nabi malam ini adalah malam nisyfu sya’ban dimana Allah menurunkan keberkahannya.
Adapun perbedaan sholat malam yang dilakukan nabi pada bulan Sya’ban dan sholat malam lainnya ialah : pada sholat malam di bulan sya’ban nabi melakukannya sujud lebih lama dari pada berdirinya, sedangkan pada sholat malam selain bulan sya’ban nabi memanjangkan ( me-lama-kan ) berdirinya dibandingkan dengan waktu sujudnya.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: